Agama Tidak Membuat Orang Jadi Baik

Tidak ada satu Agama pun di dunia, yang bisa membuat orang jadi baik. Yang ada; Orang baik dan mempunyai niat yang baik, menggunakan Agama apa pun, untuk tujuan kebaikan. Pasti dia akan jadi baik. Jadi pilihlah Agama yang sesuai dengan Logika, Hati Nurani, dan Kebudayaannya.

Selasa, 05 Juni 2012

To Lotan - Agama Lokal yang selalu dicoba untuk dihancurkan oleh Agama-agama Import

Mengenal agama To Lotang Sidrap
Di Kabupaten Sidenreng Rappang (disingkat menjadi Kabupaten Sidrap) Sulawesi Selatan ada komunitas yang menganut Agama Lokal atau yang disebut sebagai agama To Lotang. Mereka sebenarnya sudah mengenal Tuhan terlebih dahulu dari agama pendatang yang mengaku-aku, bahwa merekalah yang memperkenalkan konsep Tuhan kepada Masyarakat Bugis secara umum, sementara Agama-agama import ini menyudutkan masyarakat yang ber-Agama To Lotang ini, sebagai Animisme dan Dinamisme.

Minggu, 03 Juni 2012

Azis Kunjungi Warga Tolotang di Sidrap

Bakal calon Wakil Gubernur Sulsel 2013-2018 Abdul Aziz Kahhar Muzakkar mengunjungi warga Tolotang, di Kelurahan Amparita, Kecamatan Panlautan, Kabupaten Sidrap, Sabtu (28/4/2012).

Rabu, 29 Februari 2012

Keberadaan Towani Tolotang di Kabupaten sidenreng Rappang Sulawesi Selatan : studi Tentang Konstruksi Negara terhadap Agama di Indonesia

Dipromosikan oleh Hasse J, M.A
Pada 29 February 2012, Yogyakarta
Keberadaan agama rokar di Indonesia terus mengarami termasuk mengenai berbagai persoalan keberadaan dan keberlangsungannya. Ini terjadi karena agama lokal yang karena posisi berbeda dengan agama yang diakui negara.

Jumat, 03 Juni 2011

KeArIfAn LoKaL “TOLOTAN?”

Tolotan apaan tuh??????
Pertama kali saya mendengar kata tersebut pada pembekalan Kuliah Kerja Nyata di Kampus. Awalnya sih penasaran banget katanya ada suatu komunitas di kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan yang beragama tolotan. Padahal setahu saya agama hanya Islam, kristen, hindu, Budha yang diakui di Indonesia.
Rasa penasaran saya terjawab ketika saya ditempatkan didaerah tersebut untuk KKN sebagai wujud pengabdian kepada Masyarakat.

Kamis, 02 Juni 2011

Towani-Tolotan, Nasibmu Kini

Mereka menyebut diri Towani, tetapi orang luar selalu menyebut Tolotan. Towani adalah orang-orang berani, bersikap tegas, dan berpegang prinsip. Sedangkan Tolotan, sebutan pertama kali dilontarkan oleh salah seorang raja Pangkajene (dari kalangan komunitas Towani di Amparita sendiri tak diperoleh keterangan siapa nama raja tersebut) berarti sebutan untuk orang yang berdiam di sebelah selatan, mereka yang berada di luar diri, outsider, yang lain dan bukan kita.

Selasa, 31 Mei 2011

Komunitas Adat Towani Tolotang di Kabupaten Sidrap Bag. 1

Mungkin sobat-sobat pembaca khususnya yang berasal dari Sulawesi Selatan pernah mendengar tentang komunitas adat Towani Tolotang. Komunitas ini adalah sebuah kelompok masyarakat bugis yang punya kepercayaan dan ritual sendiri di luar lima agama yang diakui di Indonesia, walaupun pemerintah memasukkan kelompok ini dalam naungan Agama Hindu, tapi dalam kesehariannya ataupun dalam perayaan hari besarnya komunitas ini punya ciri khas yaitu memakai kopiah hitam seperti layaknya orang Islam tetapi sebagian besar tidak memakai alas kaki.

Senin, 30 Mei 2011

Komunitas Adat Towani Tolotang di Kabupaten Sidrap Bag. 2

Upacara Adat Tolotang
Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya “Komunitas Adat Towani Tolotang di Kabupaten Sidrap Bag. 1”. Amparita, salah satu wilayah kecamatan di Kabupaten Sidrap, kini masih banyak warganya menganut kepecayaan Towani Tolotang. Sekitar 5000 warga di wilayah itu yang menganut kepercayaan yang sudah turun temurun. Ini merupakan penganut terbesar kedua setelah penganut Agama Islam yang jumlahnya lebih 200 ribu jiwa. Pemerintah Indonesia hanya mengakui lima agama, selebihnya dikategorikan sebagai Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Karena penganut Tolotang tidak mau disebut sebagai aliran kepercayaan, mereka menggabungkan diri dengan Agama Hindu. Itulah sampai sekarang dikenal dengan nama Hindu Tolotang.